Saat berhenti mobil dalam posisi nol per galon (mpg). Jika tidak perlu jangan biarkan mesin mobil menyala dalam keadaaan berhenti. Setelah menghidupkan mobil di pagi hari, lebih baik segera dikendarai ketimbang membiarkan mesin mobil terus menyala hingga tetap menghangat di tempatnya.
Berkendaralah dengan tenang dan pelan-pelan merupakan cara terbaik menghemat bahan bakar mobil. Sebisa mungkin hindari mengendarai mobil dalam kecepatan tinggi serta banyak menggunakan rem. Jika ingin menambah kecepatan jangan turunkan kecepatan awal. Pertahankan kecepatan itu dengan kecepatan tetap pada roda gigi bagian atas.
Mengemudi mobil di atas kecepatan rata-rata yang memakai sekitar 50% kekuatan mesin akan memaksa pergerakan aerodinamik. Muatan yang berlebihan pada mobil bisa menghabiskan bahan bakar hingga 5%.
Jangan menyalakan AC dengan jendela terbuka karena akan mengganggu aliran udara dari luar dan menyebabkan mesin bekerja ekstra keras.
Hindari menggunakan mobil dalam kondisi mesin dingin. Mesin yang dingin akan mempercepat pengotoran emisi.
Jika Anda terbiasa memakai bahan bakar rutin (premium) usahakan tidak membeli bahan bakar pertamax atau di atasnya karena hal itu akan menambah laju kecepatan kendaraan.
Sesuaikan interval kadar pelumas dengan mobil di mana rata-rata mobil dikendarai di kondisi normal 7.500 mil. Karena itu gantilah pelumas setelah mobil mencapai jarak tempuh 3.000 mil.
Mobil bermesin elektronik modern tidak memerlukan tune-up meskipun mesti tetap melakukan perawatan dengan menurunkan kompone-komponennya secara rutin.